Tampilkan postingan dengan label 000. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 000. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2013

1 000 maut demi pakaian murah

myMetro

London: Sikap warga Britain yang ketagih mendapatkan pakaian murah secara tidak langsung ‘mengorbankan’ kira-kira 1,000 nyawa pekerja Bangladesh sejak lapan tahun lalu.
Siasatan media menunjukkan, dalam tempoh sama, berpuluh-puluh ribu pekerja lagi cedera dalam banyak kilang yang menyediakan bekalan pakaian untuk rangkaian kedai di Britain.

Angka itu termasuk sekurang-kurangnya 330 orang yang terbunuh dalam kejadian bangunan runtuh di sebuah bandar pinggir Dhaka pada Rabu lalu.
Kelmarin, pasukan penyelamat berjaya mengeluarkan kira-kira 50 mangsa yang masih hidup dari bawah runtuhan bangunan lapan tingkat menempatkan kilang yang membekalkan pakaian untuk jenama terkenal di Britain, Primark Menurut beberapa penganalisis, tragedi Plaza Rana itu sepatutnya boleh dielakkan jika pihak yang berkenaan mengambil langkah perlu.

Sumber pula berkata, beberapa firma Britain yang menggunakan produk kilang berkenaan enggan menandatangani perjanjian keselamatan tempat kerja yang baru.

Langkah itu sudah dilakukan syarikat pengeluar jenama Calvin Klein dan Timberland. Kata sumber, sejak 2005 lebih 1,000 pekerja kilang kain terbunuh dalam pelbagai bencana, termasuk kebakaran dan bangunan runtuh.
FotoWARIS seorang daripada mangsa runtuhan bangunan kilang pakaian berdoa tidak jauh dari lokasi bencana itu berlaku di Savar, semalam.
“Banyak insiden kecil yang berlaku dan kurang diberi perhatian,” katanya. Beberapa bulan lalu, kebakaran di kilang Tazreen Fashion membunuh 112 orang pekerjanya.

Sementara itu, Primark berkata, mereka tidak menandatangani pelan keselamatan untuk kilangnya kerana ada inisiatif lain diambil.
Kenyataan itu dibantah pengkritik kerana inisiatif berkenaan hanya meliputi bencana kebakaran, bukan keselamatan bangunan. Aktivis pertubuhan War On Want, John Hilary berkata pihak berkuasa wajar bertindak bagi menghalang kejadian sama berulang.

“Tiba masa untuk kerajaan meminta syarikat terbabit bertanggungjawab atas kejadian runtuhan itu,” katanya ketika ditemui, semalam. - The Sun

Sabtu, 30 November 2013

Tengkorak Berusia 5 000 Tahun Ditemukan di Sungai

Tengkorak manusia berusia 5.000 tahun ditemukan di tepi sungai di Worcershire, Inggris, oleh seorang pejalan kaki. Semula, tengkorak itu hanya dikira batok kelapa.

“Ini penemuan yang luar biasa. Tengkorak memiliki tanda rumit, yakni pembuluh darah yang masih terlihat di permukaan bagian dalamnya,” tulis Daily Mail, Sabtu, 31 Agustus 2013. Diduga, ini adalah tengkorak seorang wanita usia pertengahan yang hidup di zaman Neolitik.

Tengkorak berwarna kecokelatan ini ditemukan pertama kali oleh seekor anjing yang tengah berjalan-jalan dengan pemiliknya. Semula, si pemilik anjing mengira itu adalah bola atau batok kelapa. Hingga kemudian ia menyadari, itu adalah tengkorak. Ia pun melaporkan penemuannya pada kepolisian setempat.




Detektif yang menyelidiki tengkorak dengan panjang 15 sentimeter dan lebar 10 sentimeter ini pun menyakini, ini bukan penemuan biasa. Ia kemudian meminta bantuan seorang ahli arkeologi. Lewat tes radiokarbon yang dilakukan ahli akeologi, diketahui bahwa tengkorak ini berasal dari tahun 3.338 SM hingga 3.035 SM, atau sekitar 5.000 tahun lalu.

“Saya tidak menyangka tengkorak ini begitu awet. Padahal, itu berada di tepi sungai dan dalam waktu yang lama,” tutur Nick Daffern, seorang arkeolog senior. “Ini menimbulkan pertanyaan, dari mana asalnya,” paparnya lagi.

Daffern menerka-nerka, dari mana asalnya tengkorak ini. Ia menduga, mungkin saja di sekitar sungai ada sebuah pemakaman Neolitik. Karena suatu hal, tengkorak ini akhirnya terbawa arus. Namun, menurut Daffern, menemukan pemakaman Neolitik seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Pasalnya, tidak ada bukti atau penemuan lain yang bisa membawa peneliti memecahkan misteri tentang tengkorak itu.

Meski belum bisa mengungkap asal muasal tengkorak, peneliti memiliki kesimpulan yang pasti. Ini adalah tengkorak seorang wanita dan ia meninggal secara alami. Gender tengkorak terlihat dari kerapuhan tengkorak dan tidak adanya tulang alis. Sementara itu, tidak adanya luka dan tanda-tanda penyakit di tengkorak ini menunjukkan, wanita ini meninggal secara alami.