Tampilkan postingan dengan label bisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

Salah Pilih Busana Bisa Pengaruhi Kesuburan


Pilihan busana tak hanya mengantarkan seseorang ke ruang pujian atau hujatan. Apa yang melekat di tubuh juga ternyata bisa mempengaruhi risiko kesehatan di masa depan. 

Sebagaimana ditulis Times of India, sejumlah pakar bahkan memperingatkan agar Anda tak terjebak pilihan fashion keliru, yang pada akhirnya bisa mendaratkan Anda di rumah sakit. 

Sebuah artikel di Wall Street Journalmenyebutkan bahwa mengenakan bra yang tidak pas dengan lingkar dada dan volume payudara bisa mengakibatkan nyeri di bagian punggung. Pemakaian sabuk yang terlalu ketat juga memicu tekanan pada saraf yang bisa berdampak serius. 

Sejumlah pakar kesehatan memberikan gambaran betapa sejumlah pria setengah baya atau lebih tua kerap mengenakan celana jins dengan lingkar perut yang terlalu sempit. Hampir seluruh pria itu sering menderita ketidaknyamanan perut, kembung, mulas dan bersendawa usai makan. 

"Saat membandingkan dengan lingkar perut, banyak yang memakai celana dengan ukuran lebih sempit, selisihnya rata-rata 7,5 sentimeter atau lebih," kata Dr. Octavio Bessa dalam artikelnya yang dipublikasikan di Archives of Internal Medicine.

Pemakaian celana yang terlampau ketat juga memengaruhi tingkat kesuburan. Studi yang dipresentasikan di konferensi tahunan "Reproduksi dan Embriologi Masyarakat Eropa" ke-12, mengungkapkan bahwa celana ketat bisa melokalisir panas yang berpotensi mempengaruhi kualitas sperma. 

Tak hanya soal celana, sejumlah pakar juga menyebut bahwa pemakaian kerah kemeja dan dasi yang terlalu menjerat leher dapat mengurangi sirkulasi ke otak dan meningkatkan tekanan intraokular, yang merupakan faktor risiko glaukoma.

Yang paling jamak adalah pemakaian sepatu bertumit tinggi yang berpotensi memperpendek otot tendon achilles. Tak hanya memicu kelainan kaki, pemakaian sepatu dengan hak menjulang juga dapat mengubah gaya berjalan, memicu masalah pergelangan kaki dan pinggul. (kd)• SumbEr VIVAnews

Sabtu, 16 November 2013

Satu Jam di Tepi Danau Ini Anda Bisa Tewas



Berwisata di tepi danau indah di tengah Rusia dengan harga murah, siapa yang tidak mau? Tapi konsekuensinya, selepas berwisata kemungkinan besar Anda akan terserang penyakit yang cukup parah.

Jika Anda mencari wisata danau yang murah, sebuah vila di tepi Danau Karachay, Rusia, adalah pilihan tepat. Namun hati-hati, karena area sekitar danau ini mengandung radiasi tinggi. Pada 1990, berdiri di tepi danau ini selama satu jam saja dapat membunuh Anda.

Danau ini berada di sebelah barat daya Rusia, dekat perbatasan Kazakhstan. Danau ini berada di lokasi Mayak Production Association, salah satu pabrik nuklir terbesar di Rusia.

Mayak adalah salah satu pabrik nuklir paling penting di Rusia, dan awalnya area ini dilarang dimasuki orang asing selama 45 tahun. Namun pada 1992, area ini dibuka untuk umum dan para ilmuwan yang menelitinya mengatakan bahwa ini adalah area paling tercemar di Bumi.

selama 45 tahun tertutup oleh umum, para teknisi nuklir di Mayak membuang kebocoran nuklir dan limbah radioaktifnya ke sungai dan danau di sektiar situ. Limbah-limbah ini tak dapat larut dalam air, dan bertahan di sana selama puluhan tahun.

Kini, Danau Karachay mulai mengering dan memperlihatkan ampas radioaktif di dasarnya. Tingkat bahayanya masih belum diketahui, meski diyakini masih belum cukup aman untuk wisatawan berlama-lama di sini. Sayang sekali, padahal pemandangan sekitar danau ini sangat indah dengan pegunungan-pegunungan yang tertutup salju. 



sumber