Tampilkan postingan dengan label ke. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ke. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 April 2014

Heboh Kunjungan Tantowi Yahya ke Israel

Heboh Kunjungan Tantowi Yahya ke IsraelTujuh tokoh dari Indonesia dikabarkan laman berita israelhayom.com berkunjung secara diam-diam ke Israel. Di antara ketujuh tokoh Indonesia itu yang paling popular tampak Tantowi Yahya, anggota komisi I DPR RI. "Sebuah organisasi Yahudi Australia pro-Zionis memfasilitasi kunjungan rombongan ke Israel," tulis israelhayom.com. Dalam tulisan itu disebut kunjungan ketujuh tokoh itu untuk berkunjung ke kantor parlemen Israel Knesset. Mereka bertemu dengan beberapa anggota parlemen Israel. "Delegasi dari Indonesia itu dipimpin anggota parlemen Tantowi Yahya," tulis israelhayom.com.

Menurut laman itu, ini merupakan kunjungan pertama delegasi dari negara Asia Tenggara yang bertemu dengan parlemen Israel. "Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar dan tak punya hubungan diplomatik dengan Israel," ungkap israelhayom.com. Seperti diketahui, Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik. Kebijakan itu ditempuh Indonesia lantaran menghormati negara Palestina dan tidak mengakui keberadaan Negara Zionis tersebut. Akan tetapi, anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya secara diam-diam bertemu dengan anggota Parlemen Israel Knesset di Tel Aviv.

Kabar itu terbongkar setelah media setempat, Israelhayom.com, Selasa (11/6), mengumumkan pertemuan rahasia tersebut. Kunjungan dilakukan pekan lalu. Bukti kunjungan itu bisa didapatkan dari foto yang beredar dengan latar belakang kantor anggota parlemen Israel. Kunjungan politikus Partai Golkar itu difasilitasi organisasi pro-Zionis Yahudi Australia yang menyediakan akses perjalanan ke negeri pimpinan Benjamin Netanyahu itu. Kelompok Yahudi Australia itu selalu berusaha mempertahankan hubungan persahabatan dengan Knesset Speaker Yuli Edelstein dari Partai Likud yang bertugas mengurusi diplomasi publik.

Sangat mungkin, kunjungan mantan presenter televisi ke Israel itu bakal menyulut kemarahan rakyat Indonesia. Pasalnya, kunjungan itu sama saja dengan bentuk pengakuan atas eksistensi Israel yang berdiri dengan mengusir rakyat Palestina. Anggota DPR fraksi Golkar Tantowi Yahya mengaku diundang Australian-Jewish Association berkunjung ke Israel selama 4 hari. Tantowi mengungkapkan, ia dan lima orang lain dari media, perguruan tinggi, dan lembaga think tank diundang untuk dipertemukan dengan petinggi Israel. "Kami bertemu parlemen, pemerintahan, kampus, dan media di sana," ujarnya dalam pesan singkat kepada Republika, Senin (11/6).

Tantowi mengatakan rombongan Indonesia diundang untuk mengetahui proses perdamaian dengan Palestina yang sekarang sedang berlangsung. Anggota komisi I DPR ini menyimpulkan dari dialog yang terjadi, Israel belum berlaku adil terhadap Palestina. "Mana ada perdamaian tanpa keadilan," katanya. Narasumber dari Israel, ujar Tantowi juga khawatir jika Arab Spring akan terus berlanjut di Timur Tengah. Pihak Israel khawatir revolusi Arab akan melanda negara seperti Yordania. "Acara selama 4 hari diisi dengan seminar dan dialog," katanya.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin mengatakan kunjungan Tantowi Yahya ke Israel tidak diketahui komisi. Dipastikannya, tidak ada dalam agenda komisi I melakukan kunjungan ke Israel. "Tapi harus dicek dulu kepada yang bersangkutan," ucapnya, Selasa (11/6). Sementara itu, Tantowi mengakui memang melakukan kunjungan ke Israel pekan lalu. Kunjungan tersebut menurutnya untuk mengetahui proses perdamaian dengan Palestina yang tengah berlangsung. Dalam kunjungan tersebut, menurut Tantowi, dia dan rombongan dipertemukan dengan petinggi Israel.

Dalam berbagai dialog dengan beberapa kalangan di Israel, lanjutnya, dapat disimpulkan Israel belum berlaku adil terhadap Palestina. "Mana ada perdamaian tanpa keadilan. Kami mendapatkan kesan bahwa ada kekhawatiran di Israel kalau Arab Spring akan terus berlanjut dan berikutnya akan melanda negara seperti Jordania," ungkap politisi Partai Golkar tersebut. Ia menganggap kunjungan tersebut sebagai tambahan informasi baginya. Serta Komisi I DPR yang sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Palestina pada 2010 dan 2013 lalu.

Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus politisi dari Fraksi Golkar, Poempida Hidayatulloh, menyatakan kepergian anggota komisi I DPR RI Tantowi Yahya ke Israel bukan untuk mewakili Partai Golkar. "Tidak mungkin Golkar mengirim utusan ke Israel sebab Indonesia tidak mengakui adanya negara Israel, apalagi Golkar," katanya di Jakarta, Selasa, (11/6). Golkar, sebagai partai tentu saja harus mengikuti ketentuan negaranya. Kalau Indonesia tidak mau mengakui Israel, Golkar pasti mengikutinya. "Paspor orang Indonesia itu tidak bisa masuk Israel, tidak diterima di sana," katanya.

Kalau Tantowi mewakili DPR ke Israel sepertinya juga tidak mungkin. "DPR juga tidak memiliki kerja sama dengan Israel," ujar Poempida. Memang, ujar Poempida, Tantowi menjadi salah satu anggota Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP). Badan tersebut memang menjalin kerja sama dengan parlemen luar negeri. Meskipun Indonesia tidak memiliki hubungan dengan Israel karena negara itu melakukan penjajahan terhadap Palestina, namun namanya politik luar negeri tidak bisa dibatasi ada tidaknya hubungan diplomatik. "Untuk lebih jelasnya bisa diminta ke pihak yang bersangkutan," ujar Poempida.

Berita kunjungan anggota DPR, Tantowi Yahya, dan sejumlah orang Indonesia ke Israel menuai beragam tanggapan. Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Ferry Nur, menyayangkan kunjungan delegasi Indonesia tersebut. Ferry menilai, anggota DPR tersebut telah memberikan contoh buruk terhadap kepatuhan hukum di Indonesia. Sebagai pejabat publik, Ferry mengingatkan seharusnya anggota DPR bisa memberikan keteladanan yang baik bagaimana hukum di Indonesia dipatuhi. Ferry juga meminta Badan Kehormatan (BK) DPR untuk mengusut anggota DPR yang melakukan kunjungan ke Israel.

Ferry mengaku untuk masuk ke Israel bagi warga Indonesia tidak mudah. Dia menceritakan bagaimana saat ditangkap pihak Israel kala ikut rombongan kapal kemanusiaan Mavi Marmara. Khusus negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik, Israel tidak memberikan cap ke paspor dan langsung mendeportasi. Kunjungan secara diam-diam anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya dan rombongan sejumlah tokoh dari Indonesia ke gedung Parlemen Israel Knesset sangat mengejutkan. Apalagi, dari foto terlihat, delegasi Indonesia sangat akrab dengan pejabat negeri Zionis itu. Kenyataan itu menimbulkan banyak pertanyaan bagi publik.

Kondisi berbeda pernah diterima perwakilan resmi Pemerintah Indonesia. Marty Natalegawa bersama menlu dari 12 negara lain pernah berencana berkunjung ke Ramallah, Palestina, pada Ahad-Senin, 5-6 Agustus 2012. Marty dijadwalkan menghadiri pertemuan tingkat menteri Gerakan Non Blok (GNB) tentang Palestina. Sayangnya, pihak Israel yang memiliki otoritas tidak mengizinkan mantan duta besar RI untuk PBB itu. Alhasil, pertemuan pertemuan GNB dibatalkan karena lima menteri luar negeri dari 13 negara yang akan mengikuti pertemuan tersebut ditolak masuk ke Ramallah.

Lima menlu yang ditolak masuk ke Ramallah tersebut, yaitu berasal dari Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Kuba, dan Aljazair, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, sekarang, Israel dengan terbuka menerima kunjungan Tantowi Yahya. Mengapa? Politisi Partai Golkar Tantowi Yahya bersama lima teman lain dari media, perguruan tinggi dan lembaga think tank melakukan lawatan ke Israel. Lawatan tersebut sungguh tidak bisa diterima lantaran sama saja Tantowi cs mengakui eksistensi negeri Yahudi, Israel.

Mungkin Tantowi perlu menengok sejarah ke belakang terkait sikap Indonesia yang tidak pernah menganggap keberadaan Israel. Ketika itu sang proklamator, Soekarno masih menjadi presiden Republik Indonesia (RI). Pada 1962 silam, dalam sebuah kesempatan pidato, Bung Karno dengan tegas mendukung perjuangan rakyat Palestina merebut tanah jajahannya dari tangan Israel. "Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," kata Bung Karno berapi-api.

Meski berkali-kali dirayu, presiden pertama RI itu sangat kukuh menolak mengakui berdirinya negara Israel yang diinisiasi Inggris dan negara Barat dengan cara mengusir warga Palestina. Meski berganti rejim Orde Baru, Soeharto secara resmi juga menegaskan Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Sayangnya, perjuangan pendiri bangsa Indonesia itu mungkin dilupakan oleh Tantowi dan kawan-kawan. Darah pejuang syuhada yang gugur di medan pertempuran mungkin tidak dianggap. Padahal, tidak sedikit masyarakat Indonesia menyisihkan sebagian harta, tenaga, dan waktunya untuk berkoban membantu kemerdekaan Palestina.

Mengedepankan alasan berkunjung ke Israel atas undangan Australian-Jewish Association, Tantowi tidak menganggap realitas itu sebagai empati untuk tidak menginjakkan kaki di Israel. Tidak seperti Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang dilarang masuk Ramallah oleh Israel, mantan presenter televisi itu malah disambut hangat Juru Bicara Parlemen Israel Knesset Yuli Edelstein. "Dalam kunjungan tersebut kami dipertemukan dengan petinggi Israel dari mulai parlemen, pemerintahan, kalangan kampus, media, dan masyarakat biasa," kata anggota Komisi I DPR RI itu, Selasa (11/6).

Tantowi melakukan kunjungan ke negeri Zionis itu selama empat hari pada pekan lalu. Menurut Tantowi, kedatangannya dimaksudkan untuk mengetahui proses perdamaian antara Israel dan Palestina yang sedang berlangsung. Dalam berbagai dialog dengann narasumber di Israel, pihaknya menyimpulkan bahwa negeri pimpinan Shimon Peres itu belum berlaku adil terhadap Palestina. "Mana ada perdamaian tanpa keadilan?" ujar Tantowi. - republika.co.id - Apakah dengan alasan kedatangannya tersebut, Sosok Tantowi cukup berkompeten dalam menciptakan Keadilan dan Perdamaian disana?

Sabtu, 01 Februari 2014

Pemuda umno ni kata Aku sanggup dihukum bunuh Betul ke

Sixth Senses photo.
Inilah sistem keadilan dinegara Malaysia yang tercinta! Kalau mahasiswa baru menyokong belum lakukan tak sampai 24 jam terus ditangkap! tapi kalau pemuda umno? dah berzaman dah keluar kat facebook! Apa polis buat? RAKYAT HARUS TOLAK BN UTK KEMBALIKAN MARUAH POLIS DI MALAYSIA YG DIKUDAKAN OLEH BN !!!
Inilah sistem keadilan dinegara Malaysia yang tercinta! Kalau mahasiswa baru menyokong belum lakukan tak sampai 24 jam terus ditangkap! tapi kalau pemuda umno? dah berzaman dah keluar kat facebook! Apa polis buat? RAKYAT HARUS TOLAK BN UTK KEMBALIKAN MARUAH POLIS DI MALAYSIA YG DIKUDAKAN OLEH BN !!!

Sabtu, 28 Desember 2013

7 Orang Yang Mengaku Pernah Dibawa Ke Neraka

7 Orang Yang Mengaku Pernah Dibawa Ke Neraka - Neraka merupakan tempat dimana semua orang yang tidak berbuat baik akan dibuang kesana setelah mati. Diyakini neraka merupakan tempat yang sangat mengerikan dan tidak akan ada orang yang ingin masuk neraka. Kita senidir sebagai manusia juga tidak akan pernah mengetahui dimana neraka itu berada. Tetapi ada beberapa orang yang mengaku pernah dibawa ke neraka. Ini dia 7 Orang Yang Mengaku Pernah Dibawa Ke Neraka :

1. Pdt. Philip Mantofa
Photobucket
Dibawa ke neraka oleh Tuhan tanggal 1 Januari 2000. Di sana beliau melihat bagaimana orang-orang yang tidak mengenal Tuhan disiksa oleh iblis terus menerus tanpa berhenti. Dia melihat jurang api tanpa dasar dan melihat wanita yang suka berselingkuh serta pria yang suka masturbasi sedang disiksa.

2. Jennifer Perez
Photobucket
Dibawa Tuhan ke neraka pada tanggal 2 Mei 1997. Waktu itu umurnya baru 15 tahun. Di neraka dia melihat setan-setan menyiksa jiwa-jiwa yang belum diselamatkan. Ada yang dipancung, ada yang ditusuk-tusuk badannya. Pulang dari neraka dia langsung bertobat.

3. Bill Wiese
Photobucket
Beliau pernah ada di neraka selama 23 menit. Di sana dia merasa sendirian, ketakutan melihat setan sedang menyiksa orang-orang yang tidak percaya pada Tuhan, melihat daging terbakar dan bagaimana baunya yang membuat mual. Pengalamannya di neraka ditulis dalam buku “23 Minutes in Hell.”

4. Elizabeth

Photobucket
September 2001 pada saat sedang doa syafat di gerejanya, Elizabeth dibawa Tuhan ke neraka. Di sana dia melihat bagaimana orang-orang minta tolong supaya dilepaskan dari penderitaan abadi (penderitaan selama-lamanya) di neraka, tapi sudah terlambat. Kebanyakan dari mereka digerogoti ulat yang makan daging mereka dan ada pula yang dibakar oleh api (baca ALKITAB, MARKUS 9:43-48).

5. Mary Katherine Bexter
Photobucket
Seorang hamba Tuhan yang sering dikunjungi Tuhan ini dibawa ke neraka tahun 1976. Di sana di melihat ada lembah berbentuk mangkuk yang berisi api yang tidak pernah padam (sesuai dengan ALKITAB, MARKUS 9:43-48). Di dalam api itu ada orang-orang yang tidak percaya pada Tuhan. Mereka dihukum disana selamanya. Kesaksian itu dibuat buku yang diberi judul "A Divine Revelation Of Hell.”

6. Ian McCormack
Photobucket
Ian McCormack memang suka berenang. Suatu hari bulan Mei 1982, waktu sedang berenang di pantai dia disengat ubur-ubur. Dia langsung dibawa ke rumah sakit. Waktu dalam perjalanan ke rumah sakit itu, rohnya dibawa ke neraka. Neraka itu benar-benar gelap, tidak ada cahaya sedikitpun dan tidak bisa melihat apa-apa di sana. Tapi dia tahu, dari suara-suara yang ada di sekitarnya kalo dia sedang berada di neraka. Puji Tuhan, Tuhan mengeluarkan dia dari kegelapan dan membangkitkannya kembali.

7. (Alm) Pdt. Kenneth Hagin
Photobucket
Salah seorang hamba Tuhan yang pernah meninggal dan dibawa Tuhan ke neraka sampe 3 kali. Di neraka dia sempat mau dibawa masuk ke bagian terdalam oleh satu roh jahat, untungnya ada Tuhan (atau malaikat-Nya) yang mencegah Pdt. Hagin masuk. Kesaksiannya bisa dibaca di bukunya “Aku Pernah ke Neraka.”

Jumat, 27 Desember 2013

Penumpang jatuh ke laut dari pesawat Mayat belum dijumpai

15 Nov 2013
 
Florida - Seorang pilot di Florida, Amerika Syarikat, melaporkan bahawa penumpangnya jatuh keluar pesawat ketika sedang mengudara pada ketinggian 600 meter. Penumpang tersebut jatuh ke laut dan hingga kini usaha pencarian masih terus dijalankan oleh pihak keselamatan.

Pilot tersebut sedang menerbangkan pesawat injin tunggal jenis Piper PA-46 Malibu yang mampu menampung total lima penumpang. Namun ketika kejadian pada Khamis (14/11) petang  waktu setempat, pesawat tersebut hanya membawa seorang penumpang lelaki.

Humas pengawal pantai setempat atau yang dikenal dengan Coast Guard 7th District, Mark Barney, menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari  pilot itu bahawa pintu pesawat sedikit terbuka dan satu-satunya penumpang yang dibawanya terjatuh keluar. Demikian seperti dilansir Los Angeles Times, Jumaat (15/11/2013).

Pengarah Komunikasi pada Otoriti Penerbangan Miami-Dade, Greg Chin menyatakan, pesawat tersebut merupakan pesawat sewaan dan memiliki lesen terbang. Ditambahkan dia, pesawat tersebut lepas landasan dari Lapangan Terbang Tamiami.

Barney menyebutkan, penumpang tersebut jatuh di wilayah pantai Florida atau tepatnya 12 kilometer dari Kendall-Tamiami Executive Airport. Lapangan Terbang tersebut berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat kota Miami.

Namun sayangnya, nama penumpang tersebut masih belum dirilis oleh otoriti setempat. Belum diketahui juga kondisi sah penumpang itu jatuh. 

Pasukan penyelamat dari pengawal pantai setempat hingga kini masih melakukan pencarian lelaki tersebut. Tiga unit  polis  dan bomba Miami-Dade juga dikerahkan untuk membantu pencarian lelaki tersebut.

Aparat setempat masih menyiasat insiden ini lebih lanjut. Insiden ini mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi Newport Beach, California, pada bulan ini. Ketika itu, seorang penumpang yang menyewa helikopter untuk melihat-lihat pemandangan, secara tak diduga membuka pintu heli dan melompat keluar. Lelaki tersebut meninggal di rumah sakit. Insiden ini diklasifikasikan sebagai insiden bunuh diri.detikNews

Minggu, 24 November 2013

10 Benda Teraneh yang Pernah Dilempar ke Dalam Lapangan Sepakbola

- Sepanjang sejarah sepakbola, ada banyak suporter yang fanatik terhadap klubnya. Dan banyak cara juga mereka apresiasikan untuk klub tercinta dari nyanyian untuk memeriahkan suasana hingga bunyi petasan yang membahana di stadion. Itu semua mereka lakukan untuk menunjukan bahwa mereka ada di sana sebagai pemain ke-12.

Tapi terkadang para fans fanatik ini terlalu jauh dalam mengapresiasikan sebuah klub kesayangan mereka. Berikut ini adalah 10 benda teraneh yang pernah dilempar supporter ke dalam lapangan sepakbola sepanjang sejarah.

1. Bola Pantai

Terjadi di Skotlandia pada pertandingan Celtics vs Glasgow.

2. Kepala Babi

Ini merupakan bentuk kekesalan fans Barcelona terhadap Luis Figo, karena Figo pindah ke Real Madrid yang merupakan musuh bebuyutan Barcelona.

3. Scooter

Ini terjadi pada saat pertandingan Inter Milan vs Atalanta. Sebelum pertandingan dimulai, fans Inter mencuri scooter dari fans Atalanta dan memasukkannya ke dalam stadion. Scooter di simpan di tempat kosong di dalam Stadion San Siro dan berusaha diarahkan ke dalam lapangan.

4. Kelinci

Ini terjadi di Yunani, ketika pertandingan tim Apoel vs Omonia Nicosia berlangsung.

5. Vibrator

Suporter gila di Argentina melemparkan vibrator ke dalam lapangan.

6. Babi

Ini terjadi pada salah satu klub di Polandia

7. Botol Whisky

Terjadi di Spanyol tahun 2006, pada saat pertandingan Atletico Madrid vs Sevilla.

8. Donat

Suporter Hajduk Split (Kroasia) memprotes presiden klub mereka dengan melempar donat ke dalam lapangan. Kebetulan Presiden Klub mereka mempunyai perusahaan kue donat.

9. Granat Tangan

Dalam pertandingan pada tahun 1966 pertandingan antara Millwall dan Brentford di Den Lama, seseorang dari penonton melemparkan granat pada Brentford kiper Brodie Chic, yang mendarat tepat di tujuan. 

Setelah mendapatkan lemparan dari penonton, Brodie meminta hakim garis untuk datang mengecek benda apa yang dilempar untuknya, setelah hakim garis mengecek bahwa benda itu granat, ia langsung mengisyaratkan semua pemain untuk meninggalkan lapangan secepat mungkin.

10. Bola Tenis

Para penggemar Hull City memutuskan untuk melempar bola tenis pada pertandingan Piala Liga di Stadion Reebox melawan Bolton untuk mendapatkan perhatian media Lloyd. Dan itu berhasil.